Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Mei 2026 | 01.06 WIB

Orang-orang yang Berhenti Mempedulikan 8 Hal Ini Menunjukkan Kebijaksanaan Langka Menurut Psikologi

seseorang yang berhenti mempedulikan beberapa hal / foto: Magnific/user25451090 - Image

seseorang yang berhenti mempedulikan beberapa hal / foto: Magnific/user25451090

JawaPos.com - Di dunia yang bergerak cepat, penuh opini, dan terus menuntut validasi, banyak orang mengira kebijaksanaan berarti mengetahui segalanya. Padahal, menurut psikologi, kebijaksanaan sering kali justru terlihat dari kemampuan seseorang untuk melepaskan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu terlalu dipikirkan.

Orang yang benar-benar matang secara emosional biasanya tidak hidup dalam reaksi terus-menerus. Mereka tidak mudah terseret drama, tidak sibuk membuktikan diri setiap saat, dan tidak menghabiskan energi mental untuk hal-hal yang tidak memberi nilai jangka panjang.

Menariknya, psikologi modern menemukan bahwa ketenangan batin sering bukan berasal dari mendapatkan lebih banyak, tetapi dari berhenti mempedulikan hal-hal tertentu.

Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (15/5), terdapat delapan hal yang sering kali sudah tidak terlalu dipedulikan oleh orang-orang bijaksana.

1. Mereka Tidak Lagi Terobsesi Menyenangkan Semua Orang

Salah satu tanda kedewasaan emosional terbesar adalah menyadari bahwa tidak semua orang akan menyukai kita—dan itu bukan masalah.

Banyak orang hidup dalam kelelahan mental karena terus mencoba memenuhi ekspektasi semua pihak. Mereka takut dianggap buruk, takut mengecewakan orang lain, atau takut ditolak. Akibatnya, mereka berkata “iya” ketika sebenarnya ingin berkata “tidak”.

Psikologi menyebut perilaku ini sebagai people-pleasing tendency, yaitu dorongan untuk mencari penerimaan sosial dengan mengorbankan kebutuhan pribadi.

Orang bijaksana memahami bahwa:

Tidak semua kritik berarti kita salah.
Tidak semua penolakan berarti kita tidak berharga.
Tidak semua hubungan harus dipertahankan.

Mereka tahu bahwa hidup yang sehat membutuhkan batasan.

Alih-alih sibuk disukai semua orang, mereka fokus menjadi pribadi yang jujur, konsisten, dan menghormati diri sendiri.

Dan ironisnya, ketika seseorang berhenti terlalu haus persetujuan, justru mereka terlihat lebih tenang, autentik, dan menarik.

2. Mereka Berhenti Membandingkan Diri Secara Berlebihan

Perbandingan sosial adalah salah satu sumber ketidakbahagiaan terbesar di era modern.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore