
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. (Muhamad Ridwan/JP)
JawaPos.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang menampilkan seorang narapidana kasus korupsi yang diduga mampir ke sebuah coffee shop. Peristiwa tersebut diduga terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kasubdit Kerja Sama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rika Aprianti, mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi setelah narapidana korupsi berinisial S menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK) di Kota Kendari. Menurutnya, Menteri Imipas Agus Andrianto telah memerintahkan untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh atas peristiwa tersebut.
"Sesuai arahan Bapak Menteri bahwa akan dilakukan pemeriksaan mulai dari Kepala Rutan, Kepala Pengamanan hingga petugas yang mengawal terhadap kejadian yang dimaksud. Dan apabila terbukti adanya pelanggaran maka akan ditindak sesuai dengan peraturan yg berlaku, sampai dengan pencopotan jabatan," kata Rika kepada wartawan, Rabu (15/4).
Baca Juga:Fakta Persidangan Kebakaran Terra Drone: Sertifikat Laik Fungsi Gedung Ternyata Mati 5 Tahun
Rika menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh tim gabungan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
"Bahwa terhadap kejadian tersebut sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Sat Ops Patnal) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tenggara, semua pihak terkait baik warga binaannya maupun petugas," ucapnya.
Pemeriksaan ini, lanjut Rika, mencakup narapidana yang bersangkutan, maupun petugas pengawalan yang bertanggung jawab selama proses sidang hingga kembali ke rutan.
Baca Juga:Diduga Bunuh Diri, Eks Pegawai SPPG Kediri Ditemukan Tewas di Rel KA, Sempat Kirim Pesan Perpisahan
Ia juga menegaskan, sanksi tegas akan dijatuhkan apabila ditemukan adanya pelanggaran. Rika memastikan, pihaknya tidak pandang bulu terhadap dugaan pelanggaran tersebut.
"Apabila terbukti adanya pelanggaran, atau ditemukan sejauh mana pelangaran yang dilakukan, apakah untuk warga binaan yang dimaksud, serta petugasnya akan diberikan sanksi dan hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku," pungkasnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
