JawaPos Radar

Atlet Jepang Sewa PSK di Blok M, Syafruddin Bilang Begini

21/08/2018, 05:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Komjen (Purn) Polri Syafruddin
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Komjen (Purn) Polri Syafruddin (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Komjen (Purn) Polri Syafruddin enggan mengomentari empat atlet basket Jepang yang terpaksa dipulangkan dari Asian Games 2018. Adapun keempatnya ketahuan melakukan praktik prostitusi.

"No comment," ujarnya melalui pesan singkat kepada JawaPos.com, Senin (20/8).

Dirinya hanya ingin fokus mengurusi atlet-atlet Indonesia agar jangan sampai melanggar peraturan. "Yang penting atlet Indonesia disiplin," pungkas Syafruddin.

Kejadian ini bermula ketika para atlet sedang makan malam di sebuah restoran. Tak lama, dari informasi yang diperoleh, mereka dihampiri oleh seorang muncikari yang menawari 'check in' di sebuah hotel bersama wanita yang sudah disediakan.

Hal itu lantas membuat Komite Olimpiade Jepang (JOC) mengambil tindakan tegas. Mereka memulangkan keempat pemain tersebut. Adapun identitas keempatnya yakni Yuya Nagayoshi, Takuta Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura.

"Saya merasa malu. Kami sangat minta maaf dan akan memberikan bimbingan menyeluruh kepada atlet Jepang," ungkap Ketum JOC, Yasuhiru Yamashita.

Ketum Asosiasi Basket Jepang, Yuko Mitsuya lantas meminta maaf kepada masyarakat Jepang atas insiden menyedihkan ini. "Kami akan memberikan hukuman yang tepat untuk empat pemain itu. Namun kami akan menyelidiki semuanya dan mengumpulkan bukti dahulu," tukasnya.

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up