JawaPos Radar

Densus Amankan 4 Terduga Teroris di Jogja

12/07/2018, 18:22 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Napiter
ILUSTRASI: Penangkapan terduga teroris di Kota Jogja semakin masif. Hingga Kamis (12/7), Tim Densus Antiteror 88 setidaknya sudah mengamankan 4 terduga teroris di sejumlah lokasi. (Imam Husein/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com – Penangkapan terduga teroris di Kota Jogja semakin masif. Hingga Kamis (12/7), Tim Densus Antiteror 88 setidaknya sudah mengamankan 4 terduga teroris di sejumlah lokasi.

Kepala Bidang Humas Polda DIJ AKBP Yulianto mengatakan, penangkapan itu dilakukan langsung oleh tim Densus 88. "Memang benar ada penangkapan terduga teroris, ada empat yang diamankan," katanya, Kamis (12/7).

Namun untuk keterangan lebih lanjut, pihaknya enggan merinci. Pasalnya pemeriksaan langsung dilakukan oleh Tim Densus 88 dari Mabes Polri. "Penanganan langsung oleh Densus. Kita hanya back-up," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 mengamankan seorang eks narapidana teroris (napiter) bernama Saefulloh yang ditangkap pada Rabu (11/7) lalu. Ia diamankan beserta istri dan anak-anaknya di rumah kontrakannya di RT 5/35, Bedingin Wetan, Sumberadi, Mlati, Kabupaten Sleman.

Dari penangkapan itu juga diamankan beberapa barang bukti. Sepeti busur panah, pisau sangkur, pedang, laptop, buku, serta mobil dan sebuah sepeda motor.

Sumarjono, Ketua RT 5/35, Bedingin Wetan mengatakan, istri dari Saefulloh dan anak-anaknya sudah kembali ke rumah kontrakan pada Rabu (11/7) malam. Mereka terlihat sedikit shock dan trauma. "Kondisinya sehat, tapi mungkin sedikit trauma dan kaget," katanya.

Garis polisi yang sebelumnya dipasang di rumah kontrakan itu juga telah dilepas. Ia juga sempat bertanya kepada Densus, namun tak dijelaskan lebih lanjut alasan dari kepulangan anggota keluarga Saefulloh itu.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up