
Photo
JawaPos.Com-Diakhir musim panen raya tembakau 2015, PT Gudang Garam perwakilan Temanggung membeli tembakau srintil terbaik dengan harga Rp1.000.000 per kilogram. Tembakau dengan kualitas terbaik ini berasal dari Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo.
Grader PT Gudang Garam Perwakilan Temanggung, Tjung Yen mengatakan, tembakau srintil tidak di miliki oleh semua petani, tembakau dengan kualitas terbaik dunia ini hanya dimiliki beberapa petani yang telaten merawat dan mempertahankan kualitas tembakau asli Temanggung.
“Tembakau srintil ini kata para petani merupakan pulung (anugrah), jadi tidak di miliki oleh semua petani,”katanya, kemarin.
Ia mengatakan, selama dirinya terjun di dunia pertembakauan, tembakau srintil baru muncul pada tahun 2015 ini, pada panen raya tahun-tahun sebelumnya memang ada tapi kualitasnya tidak sebaik tembakau srintil yang muncul di tahun 2015 ini.
“Tahun 2011, tahun 2013 juga ada tapi kualitasnya masih kurang baik masih kalah sama yang sekarang ada, tapi menurut saya tembakau srintil terbaik muncul di tahun 1979, saat itu dibeli dengan harga Rp100 ribu per kilogram,”ceritanya.
Dikatakan, pada akhir musim panen raya ini, pihaknya membeli tembakau srintil dari beberapa petani di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo dengan harga Rp1 juta per kilogram.
“Milik bapak Prayitno, setiap tahun petani ini memang sangat telaten memelihara, merawat, tanaman tembakaunya, jadi kualitas tembakaunya memang benar-benar menjadi tembakau yang terbaik,”katanya.
Menurutnya, selama musim panen raya tembakau ini, tidak hanya satu atau dua keranjang tembakau saja yang di beli dengan harga di atas Rp500 ribu per kilogram. Pihaknya membeli hingga ratusan keranjang tembakau dengan harga diatas Rp500 ribu per kilogram.
“Kalau yang harganya Rp1 juta per kilogram ini memang terbatas, tapi kalau yang harganya di atas Rp500 ribu, sudah ratusan bahkan hampir ribuan keranjang yang sudah dibeli oleh PT Gudang Garam,”katanya.
Apalagi katanya, harga tembakau yang berkisar di harga Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per kilogram, sejak awal musim panen raya sudah banyak petani yang menjual tembakau dengan harga tersebut.
Ia mengatakan, tembakau dengan harga Rp500 ribu perkilogram, tidak hanya berasal dari lereng gunung Sumbing saja, tapi tembakau dari lereng gunung Sindoro juga ada yang tembus Rp500 ribu per kilogram.
“Kalau dari lereng gunung Sindoro paling tinggi saya beli dengan harga Rp500 ribu per kilogram, tembakaunya petani di Desa Malatan Kecamatan Bansari,”terangnya.
Ia menambahkan, diakhir musim panen raya ini, pihaknya tidak hanya membeli tembakau terbaik Temanggung saja. Meskipun telah melebihi kuota pembelian yang ditetapkan pabrikan, pihaknya tetap melakukan pembelian tembakau Temanggung dengan kualitas sesuai keinginan pabrik.
“Hingga saat ini kami masih melakukan pembelian, tembakau yang memiliki kualitas sesuai dengan keinginan pabrikan, terutama tembakau Temanggung, prinsip kami menolong petani,” pungkas dia.(set/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
