
Setahun sudah duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menakhodai Ibu Kota. (istimewa)
JawaPos.Com - Setahun sudah duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menakhodai Ibu Kota. Melalui visi "Membangun Jakarta Dari Bawah," berbagai program prioritas Pemprov DKI Jakarta telah dijalanlan. Mulai dari urusan ijazah hingga peluang kerja internasional.
Dalam acara refleksi setahun kepemimpinan di Taman Ayodya, Jakarta Selatan, Jumat (20/2), sejumlah pihak menyampaikan apresiasi.
Salah satu program yang dianggap paling menyentuh adalah Pemutihan Ijazah. Kebijakan ini menjadi penyelamat bagi siswa yang ijazahnya tertahan karena kendala biaya. Ahmad Amirudi, alumni SMK Al Falah, kini bisa bernapas lega karena dokumen kelulusannya sudah di tangan.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pemutihan ijazah ini. Kini ijazah saya sudah bisa digunakan untuk melamar pekerjaan sehingga sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga serta membantu meningkatkan ekonomi keluarga," ujar Ahmad.
KJMU: Kuliah Tenang Tanpa Bayang-Bayang Biaya
Di level pendidikan tinggi, beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap menjadi primadona. Khairunisa, mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah, mengaku dukungan finansial ini membuatnya bisa fokus mengejar prestasi tanpa pusing memikirkan biaya kuliah.
"Saya bersyukur bisa menjadi penerima KJMU karena bantuan ini memberi ruang bagi saya untuk fokus belajar tanpa terlalu khawatir soal biaya. KJMU menjadi penyemangat untuk terus berproses, berkembang, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi," ucap Nisa.
Job Fair Jadi "Mak Comblang" Pengangguran
Tak hanya pendidikan, Pemprov DKI juga gencar memerangi pengangguran lewat job fair. Winona Nathania Mulya, seorang fresh graduate, sukses memetik hasil manis dengan mendapatkan pekerjaan sebagai teaching assistant melalui acara ini.
"Alhamdulillah, saat ini saya sudah bekerja sebagai teaching assistant di Spark English dengan penempatan di kantor cabang Kalimalang. Saya menjadi salah satu penerima manfaat dari perekrutan job fair yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta. Job fair menjadi ‘mak comblang’ bagi pencari kerja, termasuk saya, hingga bisa memperoleh pekerjaan yang diimpikan," terangnya.
Transformasi Birokrasi hingga Level Kelurahan
Kepemimpinan Pramono-Rano juga fokus pada peningkatan kapasitas aparatur wilayah. Lurah Ancol, Bijakri Saud Maruli Manik, menceritakan pengalamannya mengikuti program pembelajaran internasional di Singapura.
"Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kesempatan mengikuti Smart and Sustainable Jakarta Programme 2026 di Singapura menjadi pengalaman berharga. Program ini membuka wawasan sekaligus memperkuat kapasitas kami dalam membangun Jakarta yang cerdas dan berkelanjutan," papar Bijakri.
Selama satu tahun terakhir, Pemprov DKI Jakarta memang konsisten memperkuat layanan dasar, keberlanjutan bansos, hingga pengembangan transportasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih berkualitas bagi seluruh warga ibu kota.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
