Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 02.58 WIB

Trump: Program Nuklir Iran jadi Ganjalan dalam Perundingan

Presiden AS Donald Trump. (NewsWeek) - Image

Presiden AS Donald Trump. (NewsWeek)

JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump menyebut program nuklir Iran menjadi kendala dalam perundingan yang dilaksanakan di Islamabad, Pakistan akhir pekan lalu. Meskipun demikian, Trump meyakini pada akhirnya Teheran akan menyetujui syarat yang diajukan Washington untuk menghentikan pengembangan senjata nuklirnya.

"Saya pikir mereka akan menyetujuinya. Saya hampir yakin. Bahkan saya yakin. Jika mereka tidak setuju, tidak akan ada kesepakatan. Iran tidak akan memiliki senjata nuklir," kata Trump dilansir dari Antara Senin (14/4).

Ia memuji Wakil Presiden AS JD Vance yang memimpin tim negosiasi termasuk Utusan Khusus Presiden AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantunya, Jared Kushner, dalam perundingan yang dimediasi Pakistan tersebut.

"Yah, dia (Vance) telah melakukan pekerjaan yang baik, begitu pula Steve dan Jared, mereka semua melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Kami telah dipanggil oleh pihak lain (Iran). Mereka sangat ingin membuat kesepakatan," kata Trump, ketika ditanya apakah ia akan kembali mengirim Vance untuk kemungkinan pembicaraan lanjutan dengan Teheran.

Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Islamabad pada Sabtu (11/4), setelah Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Teheran dan Washington.

Namun, Perundingan Islamabad - yang dianggap sebagai pertemuan paling bersejarah sejak AS dan Iran memutuskan hubungan diplomatik pada 1979 - gagal menghasilkan kesepakatan untuk meredakan konflik di kawasan Timur Tengah.

Menyusul gagalnya perundingan tersebut, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz mulai Senin pukul 14:00 GMT (21:00 WIB).

Menurut Trump, langkah itu bertujuan membuka kembali Selat Hormuz guna menurunkan harga minyak bumi secara global dan menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.

Di lain pihak, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyebut blokade AS sebagai aksi balas dendam terhadap ekonomi global.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore