
Ketua DPP PAN Yandri Susanto (kiri) saat berkunjung ke redaksi JawaPos.com beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Gonjang- ganjing akan dimintanya Partai Amanat Nasional (PAN) untuk berkoalisi dengan PDIP mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di putaran dipatahkan petinggi partai berlambang matahari tersebut.
Ketua DPP PAN Yandri Susanto menuturkan, dulu sebelum dimulainya pencalonan di Pilkada DKI, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berkali-kali merayu PDIP untuk berkoalisi, dengan tidak mengusung Ahok tapi dimentahkan.
"Lama sekali kami merayu PDIP. Ketua umum 10 kali merayu bahkan enam kali ketemu Bu Mega untuk bisa berkoalisi," kata Yandri dalam diskusi Sinema Politik Pilkada DKI di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2) .
Anggota Komisi II DPR itu menyebutkan, alasan PAN menolak mengusung Ahok pada Pilkada bukan karena etnis, tapi kepribadiannya. Sebab PAN sebenarnya tidak bermasalah jika PDIP mengusung dengan Djarot Saiful Hidayat ketika itu.
"Ya, dari awal proses pilkada DKI PAN ingin mencari alternatif pilihan kepada rakyat DKI. Sejak awal PAN sudah bersikap tidak akan mendukung Ahok karena dari karakter dan etika tidak cocok sama PAN," tandasnya. (uya/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
