Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 13.18 WIB

Heboh IGRS Bocorkan Gameplay '007 First Light', Petinggi Riot Games Lontarkan Kritik Pedas!

Beredar bocoran gameplay game James Bond 007: First Light gara-gara rating IGRS. (WccfTech). - Image

Beredar bocoran gameplay game James Bond 007: First Light gara-gara rating IGRS. (WccfTech).

JawaPos.com - Industri game global tengah dihebohkan oleh dugaan kebocoran data besar yang melibatkan Indonesia Game Rating System (IGRS). Lembaga klasifikasi game di Indonesia itu disorot setelah muncul laporan bahwa sistemnya secara tidak sengaja membuka akses ke materi sensitif, termasuk cuplikan gameplay dari game AAA yang belum dirilis seperti 007 First Light.

Kisruh ini menjadi semakin ramai setelah Nic McConnell, Manajer Rating dari Riot Games, angkat bicara. Ia membagikan pengalamannya berinteraksi langsung dengan sistem IGRS sekaligus melontarkan kritik tajam terhadap proses dan keamanannya.

Selain 007 First Light, komunitas game di Reddit juga menginformasikan kalah bocoran juga disebut mencakup judul lain seperti Echoes of Aincrad. Kebocoran ini dinilai berpotensi merugikan developer dan publisher karena memicu spoiler sebelum waktu rilis resmi.

Menanggapi isu tersebut, Nic McConnell mengungkap bahwa sistem penilaian IGRS saat ini masih bersifat manual dan belum sepenuhnya matang.

Menurutnya, developer diminta mengisi survei terkait konten game, lalu mengunggah bukti berupa rekaman atau gambar melalui tautan eksternal seperti Google Drive.

"Cara kerja sistem mereka adalah Anda mengisi survei singkat... dan memberikan tautan ke rekaman dan gambar yang relevan... Sejauh yang saya tahu, IGRS memproses setiap pengajuan secara manual," tulis McConnell di akun Bluesky pribadinya, @mcconnell.bsky.social.

Ia juga menyoroti potensi celah keamanan dari metode tersebut. "Saya tidak akan heran jika beberapa tautan dibuka lebih luas selama proses yang... ad hoc tersebut."

McConnell menyarankan agar developer hanya mengirimkan materi yang benar-benar relevan untuk meminimalkan risiko kebocoran.

Kritik SDM dan Beban Kerja IGRS

Lebih jauh, McConnell menilai masalah IGRS bukan hanya pada sistem, tetapi juga pada keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore