Jum'at, 03 September 2010
 
  Internasional
[ Kamis, 29 Oktober 2009 ]
Tekan Satu Tombol, Sarapan Lengkap Tersedia
LONDON - Malas bangun bagi untuk memasak atau menyiapkan sarapan? Ini kabar baik bagi Anda. Mesin pembuat sarapan yang selama ini hanya bisa dilihat di film-film kini telah hadir di dunia nyata. Yuri Suzuki, 26, seorang mahasiswa Royal College of Art di London, dan seorang seniman Masa Kimura, 28, yang mewujudkan alat tersebut. Mesin dengan panjang 13 meter dan lebar tiga meter itu dirancang dan diciptakan dua pria Jepang tersebut di Galeri Platform 21, Amsterdam, Belanda.

''Alat ini otomatis, bekerja dengan sendirinya. Saya merasa seperti konduktor saat menggunakan mesin ini,'' ungkap Suzuki seperti dilansir Daily Mail.

Hanya dengan menekan satu tombol, sarapan komplet segera tersedia. Mulai telor goreng, jus jeruk, kopi panas, hingga roti yang telah lengkap dengan mentega dan selai. Semua sarapan pagi itu akan siap dalam satu piring yang juga sudah berisi selai, daging, dan keju.

Peralatan unik tersebut merupakan kombinasi dari beberapa mesin dengan mekanisme yang berbeda dalam satu mesin besar. Dari sisi paling kiri mesin terdapat mesin pembuat telur goreng. Mekanismenya amat sederhana. Telur meluncur dari tempat penyimpanan ke alat penggerak yang kemudian membawanya ke bagian pemecah cangkang. Telur pun ditaruh di loyang panas dan langsung dimasak.

Di kanannya terdapat mesin pembuat roti panggang. Cara kerjanya juga sederhana. Sepotong roti yang telah diiris ditransfer ke dalam panggangan. Sebuah keranjang makanan telah siap menerima roti matang yang meloncat ke atas dari panggangan. Setelah itu, roti dibawa ke alat penyemprot mentega dan selai.

Selanjutnya, terdapat mesin pembuat kopi. Cara kerjanya, biji kopi mentah dimasukkan ke alat penggilingan. Biji kopi yang telah halus jatuh ke dalam filter. Air panasnya? Dengan sistem katrol, tertuanglah air panas dari katel ke dalam muk. Maka, siaplah secangkir kopi hangat. Bila Anda tak menyenangi kopi, tak perlu khawatir, masih ada mesin pembuat jus jeruk. Jeruk yang masih utuh masuk ke alat potong, kemudian diperas serta disaring ke dalam gelas.

Ide awal perancangan mesin tersebut terinspirasi dari film produksi Hollywood berjudul The Wallace and Gromit. ''Juga ketika Anda melihat film seperti Pee Wee Herman dan Back to the Future, serta Chitty Chitty Bang Bang, di sana terdapat mesin sarapan pagi di dalamnya,'' jelas Suzuki kepada Daily Mail.

Suzuki dan Kimura mulai membangun alat tersebut pada 16 September di Amsterdam dengan kontribusi dari sejumlah kolega mereka. Total perancangan dalam pembuatan mesin unik itu membutuhkan waktu 88 jam atau lebih dari 11 hari. Total biayanya GBP 900 (Rp sekitar 14,2 juta). Suzuki yang kelahiran Tokyo dan tinggal di Hackney, London Timur, selama kurang lebih tiga tahun terakhir itu menggunakan alat-alat unik, termasuk alarm jam dan alat rekaman. (war/ttg)