[ Kamis, 19 Februari 2009 ]
Golkar Siap Ganti Rugi Caleg yang Gagal
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla menjanjikan partainya akan memberikan ganti rugi kepada calon anggota DPR Partai Golkar yang tidak terpilih pada Pemilu Legislatif 2009. Setiap caleg akan mendapatkan ganti rugi berdasar perolehan suara yang diraih.
''Katakanlah, Rp 50 per suara. Ini bukan ganti rugi, tapi lebih sebagai tanda persahabatan,'' ujar Jusuf Kalla dalam pidato penutupan orientasi caleg Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, tadi malam (18/2).
Dengan iming-iming tersebut, Kalla berharap setiap caleg berusaha keras meningkatkan suara Partai Golkar di daerah pemilihan masing-masing. Insentif itu diberikan karena perolehan suara Golkar saat ini baru 19 persen, sementara target perolehan suara Golkar pada pemilu kali ini 30 persen. ''Masih ada 2 bulan lagi untuk mencapai target itu,'' katanya.
Selain itu, DPP Golkar juga akan menyediakan semua kebutuhan logistik kampanye para caleg. Dengan demikian, para caleg hanya diharapkan bekerja keras melakukan kampanye dari pintu ke pintu. ''Agar yang belum berpihak menjadi berpihak, agar yang tidak memilih menjadi memilih,'' jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Surya Paloh juga berjanji akan memberikan imbalan uang tunai Rp 300 juta kepada masing-masing DPD Partai Golkar yang berhasil meraih 30 persen suara di daerahnya. ''Kami, dewan penasihat, akan memberikan bonus kepada DPD yang mampu meraih target 30 persen,'' ujarnya, disambut aplaus hadirin.
Kepada daerah yang mampu meraih 40 persen suara, Surya Paloh berjanji akan memberikan uang tunai Rp 400 juta. Begitu pula, DPD yang mampu meraih 50 persen suara akan diberi Rp 500 juta. Dana itu digunakan untuk menutup kebutuhan logistik pemilu yang dikeluhkan sejumlah caleg sangat kurang. ''Saya baru tahu sekarang kalau logistik kampanye minim. Seandainya jauh-jauh hari, saya masih bisa mencarikan solusi," paparnya. (noe)