
Cover video game Sekiro: Shadows Die Twice. (FromSoftware)
JawaPos.com - Di dunia video game, ada satu fenomena kesedihan yang aneh.
Nestapa ini bukan muncul ketika salah satu karakter favorit pemainnya mati. Bukan pula akibat rasa putus asa lantaran terus menerus dipecundangi musuh, atau karena ceritanya berakhir dengan tragis.
Sebaliknya, rasa sedih ini membuncah justru ketika pemainnya meraih kemenangan besar. Ketika layar kredit mulai bergulir usai boss terakhir tumbang.
Kalangan gamer menyebut fenomena tersebut sebagai Post-Game Depression (P-GD), sebuah kekosongan emosional yang muncul setelah menyelesaikan permainan yang meninggalkan kesan mendalam.
P-GD memang bukan diagnosis klinis resmi, namun istilah ini telah lama digunakan oleh komunitas gamer untuk menjelaskan bagaimana mereka merasa kehilangan motivasi, sulit menikmati game baru, bahkan mengalami kesedihan yang bertahan selama berhari-hari di dunia nyata setelah menyelesaikan satu video game spesifik.
Final Fantasy VII, Persona 4 Golden dan Red Dead Redemption 2 adalah sedikit contoh dari sekian banyak game yang sudah terbukti menimbulkan P-GD. Alasannya sederhana: Tiga game di atas bisa memakan waktu puluhan bahkan ratusan jam bagi para pemainnya karena mereka terus berinteraksi bersama dunia dan karakter yang terasa begitu hidup. Game-game ini bukan cuma menyuguhkan permainan yang mengasyikkan, tapi juga hubungan emosional dengan tokoh-tokoh fiksi yang perlahan menjadi bagian dari rutinitas.
Ketika game berakhir, hubungan player-nya dengan karakter-karakter di dalamnya juga otomatis ikut berakhir. Di sinilah rasa kehilangan itu kemudian muncul.
Namun, perkembangan dunia video game membuktikan bahwa P-GD tidak selalu timbul akibat kehilangan koneksi karakter. Ada satu video game yang menghadirkan bentuk Post-Game Depression yang berbeda. Lebih dari sekadar dunia yang indah dan para karakter yang memorable, kehilangan terbesar yang dirasakan para pemain game ini adalah perjalanan panjang yang penuh dengan penderitaan.
Game tersebut berjudul Sekiro: Shadows Die Twice.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
