
Zendaya dalam Euphoria (Instagram @euphoria)
JawaPos.com – Serial Euphoria musim ketiga menuai beragam ulasan negatif dari kritikus sejak penayangan perdananya.
Setelah jeda panjang selama empat tahun, ekspektasi publik terhadap kelanjutan cerita sangat tinggi. Namun, sejumlah perubahan arah cerita dan eksekusi dinilai justru melemahkan kualitas keseluruhan serial.
Berikut 5 faktor utama yang menjadi penyebab menurunnya penilaian terhadap musim terbaru Euphoria, seperti dilansir dari laman Variety pada Senin (13/4).
1. Perubahan Konsep Cerita yang Dinilai Tidak Relevan
Musim ketiga menghadirkan perubahan konsep yang cukup drastis dengan nuansa neo-Western. Pendekatan ini dianggap tidak selaras dengan identitas awal serial yang berfokus pada realitas remaja modern. Pergeseran latar dan gaya cerita membuat alur terasa janggal bagi penonton lama. Akibatnya, banyak pihak menilai serial kehilangan arah naratif yang sebelumnya kuat.
2. Hilangnya Pesan Utama yang Kuat dan Provokatif
Pada musim awal, Euphoria dikenal karena keberaniannya mengangkat isu sensitif secara lugas. Namun, musim ketiga dinilai tidak lagi memiliki pesan yang jelas dan mendalam. Cerita yang disajikan terasa datar tanpa konflik ide yang berarti. Hal ini membuat daya tarik intelektual serial menurun dibandingkan musim sebelumnya.
3. Alur Cerita yang Terkesan Dipaksakan Setelah Jeda Panjang

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
