
Konflik yang melanda Timur Tengah mengakibatkan harga minyak dunia melonjak (Sumber: Getty Images)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali naik pada perdagangan Senin (22/6) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melanjutkan aksi militer terhadap Iran. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan perjanjian damai sementara.
Berdasarkan Investing, harga minyak mentah untuk kontrak berjangka Brent naik sebesar 1 persen persen menjadi USD 80,85 pada perdagangan Senin (22/6). Sedangkan untuk harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar naik 2,3 persen menjadi USD 77,60 per barel.
Dilansir CNBC, Trump menyampaikan ancaman tersebut pada hari Minggu, ketika Wakil Presiden JD Vance bertemu dengan pejabat Iran di Swiss dalam pembicaraan pertama sejak kesepakatan sementara itu diberlakukan.
Pertemuan tersebut dibayangi oleh pengumuman Teheran bahwa mereka kembali menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman minyak dunia.
Pembahasan di resor Bürgenstock, Swiss, menandai negosiasi pertama sejak Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman pekan lalu untuk mengakhiri konflik mereka dan memperpanjang gencatan senjata yang masih rapuh setidaknya selama 60 hari.
Menurut David Roche dari Quantum Strategy, pasokan minyak Timur Tengah saat ini mendekati tingkat sebelum perang jika memperhitungkan minyak mentah yang tersimpan di fasilitas penyimpanan dan di atas kapal tanker.
Namun, dalam laporannya pada hari Senin, ia memperingatkan bahwa kelimpahan pasokan yang terlihat saat ini lebih disebabkan oleh pelepasan persediaan yang ada daripada pemulihan produksi, sehingga pasar tetap rentan ketika cadangan tersebut mulai habis.
Meskipun harga minyak menguat akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, Goldman Sachs mencatat bahwa gangguan pasokan yang berkepanjangan pada akhirnya dapat mempercepat peralihan ke kendaraan listrik. Hal ini berpotensi mengurangi permintaan minyak mentah dalam jangka panjang dan menambah risiko penurunan harga minyak di masa depan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
