
Ilustrasi: Perdagangan minyak Iran. (Dok.JawaPos.com).
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali melanjutkan tren penurunan setelah mendapatkan angin segar atas pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran yang menjadi jawaban atas gangguan pasokan energi terbesar dalam sejarah.
Berdasarkan Investing pada Jumat (19/6) harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar turun 0,7 persen menjadi USD 75,98 per barel dan kontrak berjangka Brent ditutup turun sebesar 0,4 persen persen menjadi USD 78,89.
Penandatangan perjanjian sementara yang mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menyepakati akan membuka kembali Selat Hormuz, dan mencabut sanksi AS terhadap ekspor minyak Teheran.
"Penjualan berlanjut karena pasar energi terus secara agresif memperhitungkan kembalinya pasokan minyak Iran lebih cepat dari yang diperkirakan menyusul nota kesepahaman AS-Iran baru-baru ini," kata analis pasar IG, Tony Sycamore, dilansir Reuters.
Nota kesepahaman yang terdiri dari 14 poin tersebut memulai periode negosiasi selama 60 hari, di mana Iran akan mengizinkan lalu lintas bebas biaya melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran utama bagi minyak dan gas dunia. Kesepakatan itu menargetkan pemulihan lalu lintas di selat tersebut hingga kapasitas penuh dalam waktu 30 hari.
Kesepakatan awal tersebut menunda pembahasan sejumlah isu yang lebih sulit, seperti program nuklir Iran, dan juga mengharuskan AS beserta mitranya menyusun rencana pendanaan senilai USD 300 miliar untuk membantu pemulihan Iran.
Jika perjanjian ini berhasil diterapkan dan Selat Hormuz dibuka kembali, krisis pasokan tahun ini dapat berubah menjadi kelebihan pasokan yang signifikan pada tahun 2027.
Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan bahwa pasokan minyak akan melampaui permintaan sebesar 5,05 juta barel per hari tahun depan seiring kembalinya pasokan minyak Timur Tengah ke pasar.
Bank Sentral AS (Federal Reserve) juga semakin mempertimbangkan kemungkinan perlu menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini untuk menekan inflasi, yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menurunkan permintaan minyak.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
