
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Menteng, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah dinilai terlambat menaikan harga Pertamax (RON 92) yang saat ini dihargai Rp 16.250 per liter. Pasalnya, melonjaknya harga minyak dunia sudah terjadi sejak Februari 2026.
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (Unpad), Bonti Wiradinata mengatakan, meningkatnya harga minyak dunia akibat peran di Timur Tengah sudah sewajarnya diikuti dengan peningkatan harga BBM non subsidi. Namun, pemerintah Indonesia selama beberapa bulan terakhir berusaha mencegah kenaikan harga tersebut.
"Indonesia memang cenderung memiliki frekuensi penyesuaian yang lebih jarang dan bertahap. Namun, ini adalah pilihan kebijakan yang disengaja untuk menjaga bantalan sosial, bukan sekadar ketidaksiapan dalam mengelola harga," kata Bonti, Kamis (11/6).
Bonti mengatakan, harga Pertamax memang harus menyesuaikan dengan harga minyak dunia. Jika tidak dilakukan maka akan menimbulkan beban fiskal bagi APBN.
Tak adanya kenaikan harga Pertamax beberapa bulan terakhir merupakan upaya pemerintah untuk transisi. Tak kunjung membaiknya eskalasi global, membuat kenaikan harga tak bisa dicegah.
"Urgensi menaikkan harga BBM ini saya perkirakan terkait dengan strategi pemerintah dalam mempertahankan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta mengatasi tekanan APBN yang terjadi sebagai akibat pelemahan rupiah tersebut," imbuhnya..
Sementara iitu, Sekretaris Eksekutif YLKI Rio Priambodo mengaku memahami keputusan pemerintah menaikan harga Pertamax. Selain karena harga minyak dunia yang melonjak, juga merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
Rio menilai, pemerintah perlu meningkatkan pelayanan usai harga Pertamax naik. Masyarakat harus mendapat kepuasan setelah membayar lebih besar untuk bahan bakar.
"Konsumen tidak boleh hanya diminta menerima kenaikan harga tanpa memperoleh peningkatan manfaat dan kualitas layanan yang sepadan," tutup Rio.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
