
Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris bersama mahasiswa Universitas Negeri Padang. (Istimewa)
JawaPos.com - Literasi keuangan menjadi aspek penting yang perlu dikuasai oleh generasi muda. Oleh karena itu, perlu ada pembekalan agar generasi bangsa memiliki pondasi kuat dalam mengatur keuangannya.
Jasaraharja Putera bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Jasaraharja Putera menyelenggarakan kegiatan Literasi Keuangan bertema The Miracle of Today for Tomorrow di Universitas Negeri Padang. Kegiatan ini diikuti oleh 400 mahasiswa.
Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris mengatakan, literasi keuangan ini secara khusus bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada generasi muda, khususnya mahasiswa. Sebagai sivitas akademik, mereka perlu memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, perencanaan keuangan masa depan, serta pengenalan terhadap berbagai produk dan layanan di sektor jasa keuangan, termasuk asuransi.
Haris menyoroti tingginya kesenjangan literasi keuangan di masyarakat. Padahal literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi.
“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang asuransi umum, kami meyakini bahwa edukasi keuangan harus dimulai sejak dini. Mahasiswa perlu memiliki pemahaman yang komprehensif terkait pengelolaan keuangan, perencanaan masa depan, serta pentingnya perlindungan terhadap risiko. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong lahirnya generasi yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” ujar Haris, Sabtu (9/5).
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Negeri Padang, Krismadinata memandang kegiatan tentang literasi digital ini penting bagi mahasiswa. Sebab, hal tersebut menjadi bekal kehidupan anak-anaknmuda.
“Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di luar aspek akademik. Literasi keuangan merupakan keterampilan mendasar yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu mengambil keputusan finansial secara bijak dan bertanggung jawab di masa depan,” ungkapnya.
OJK menganggap literasi keuangan di Indonesia perlu ditingkatkan. Dengan pemahaman yang kurang memadai terhadap produk dan layanan jasa keuangan berpotensi menimbulkan risiko kerugian, termasuk akibat praktik penipuan.
Oleh karena itu, edukasi yang tepat dan berkelanjutan dinilai penting untuk membekali masyarakat agar mampu mengenali, memilih, dan memanfaatkan produk keuangan secara aman dan optimal.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
