
Direktur Eksekutif Indonesia Petroleum Association (IPA), Marjolijn Wajong. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Situasi geopolitik global dalam kondisi penuh ketidakpastian. Efeknya, rantai pasok energi berpengaruh. Indonesia tidak bisa diam dalam kondisi ini. Indonesian Petroleum Association (IPA) harus ada langkah-langkah menjaga pasokan energi domestik.
Direktur Eksekutif Indonesian IPA Marjolijn Wajong menuturkan, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, ketahanan energi menjadi prioritas utama banyak negara, termasuk Indonesia.
Disrupsi rantai pasok, dinamika kawasan, serta kompetisi global membuat banyak negara memperebutkan investasi di sektor energi. Hal itu yang mendorong pemerintah dan pelaku industri menjaga pasokan energi nasional. "Dinamika ini nanti akan kita diskusikan dengan sejumlah pemangku kepentingan," ujar Marjolijn Wajong di Jakarta pada Senin (20/4).
Adapun diskusi dikemas dalam konvensi tahunan IPA mendatang dalam tajuk Leadership Roundtable Talk (LRT). IPA Convex selalu menjadi forum yang mempertemukan para pejabat pemerintah, pimpinan industri, serta para pakar sektor hulu migas untuk membahas arah kebijakan dan strategi dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
Baca Juga:Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Genjot Energi Terbarukan Demi Ketahanan Nasional
Nantinya Leadership Roundtable Talk di IPA Convex turut menghadirkan Wakil Menteri ESDM Yuliot; Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Wakil Kepala BPKM Todotua Pasaribu; dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi, Purnomo Yusgiantoro.
Tidak ketiggalan, Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya; President and Group CEO of PETRONAS Tengku Muhammad Taufik Tengku Kamadjaja Aziz; Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional, Hilmi Panigoro; dan nama-nama lainnya.
Forum itu akan membahas ketahanan energi yang kini semakin erat dengan aspek pendanaan. Negara perlu mengadopsi strategi diversifikasi sumber pasokan dan memperkuat kolaborasi regional lintas sektor energi untuk meningkatkan resiliensi.
Indonesia pun dituntut untuk mampu bersaing dalam menarik investasi hulu migas di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan ketatnya disiplin alokasi modal global.
Untuk diketahui, saat ini pemerintah telah menetapkan satu kebijakan yang strategis demi memastikan adanya ketersediaan pasokan energi bagi kebutuhan domestik. Pemerintah tidak mengizinkan kontraktor melakukan ekspor minyak mentah yang menjadi bagian mereka demi memastikan kebutuhan minyak mentah untuk dalam negeri Indonesia tercukupi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
