
Biomassa Jenis Serbuk Gergaji ( Sawdust ) di PLTU Bengkayang Kalimantan Barat. (dok. PLN EPI)
JawaPos.com - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Kalimantan Powerindo untuk pengembangan dan pengelolaan bioenergi terintegrasi. Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, biomassa menjadi komponen penting dalam menjaga keandalan pasokan energi sekaligus mendukung transisi menuju target net zero emission (NZE) 2060.
Sebagai subholding energi primer, PLN EPI memiliki mandat memastikan ketersediaan energi yang tidak hanya andal, tetapi juga berkelanjutan. "Penguatan ekosistem biomassa tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita perlu kolaborasi dari hulu hingga hilir, mulai dari sumber pasok, pengolahan, logistik, hingga pemanfaatannya," ujar Hokkop dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (16/4).
Oleh karena itu, PLN EPI mendorong integrasi rantai pasok melalui pengembangan skema hub dan sub-hub yang memungkinkan konsolidasi bahan baku, standarisasi kualitas, serta efisiensi distribusi ke pembangkit.
"Melalui pendekatan hub, kita tidak hanya mengamankan pasokan, tetapi juga menciptakan efisiensi logistik dan kepastian kualitas biomassa. Ini menjadi fondasi penting untuk memastikan keberlanjutan program cofiring di PLTU," jelas Hokkop.
Direktur Utama PT Kalimantan Powerindo, Rudy Gunawan, mengatakan, perusahaan sejak beberapa tahun terakhir telah mempersiapkan diri menyongsong ekosistem biomassa.
"Kerja sama ini semakin memotivasi kami untuk memperluas jejak dan berinovasi di sektor energi terbarukan. Inisiatif tersebut sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk berkontribusi pada transisi energi serta mendukung pencapaian Net Zero Emission," ujar Rudy.
Rudy memaparkan bahwa Kalimantan berpeluang besar menjadi hub energi dan logistik biomassa. Di sekitar area PT Kalimantan Powerindo terdapat konsentrasi sumber energi dari tambang dan pabrik kelapa sawit yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pasokan biomassa.
Menurutnya, pemanfaatan limbah padat dari pengolahan kelapa sawit menyimpan potensi ekonomi dan lingkungan yang sangat besar. Namun saat ini masih terfragmentasi.
Pendekatan hub terintegrasi di Kalimantan Timur dapat mendorong pengembangan dan pengelolaan rantai pasok serta penerapan sistem transportasi efisien untuk pengumpulan, pengolahan, dan distribusi.
"Model ini akan meningkatkan nilai tambah (economic upscale), memperkuat ketahanan pasokan untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor, serta membuka peluang ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," jelas Rudy.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
