Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 21.06 WIB

Program BERBISIK Pertamina Bikin Warga Balongan Bangkit dan Mandiri

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BERBISIK oleh Pertamina. (Dok. Pertamina) - Image

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BERBISIK oleh Pertamina. (Dok. Pertamina)

JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, termasuk di kawasan Kilang Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Upaya ini diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BERBISIK (Berdaya, Berkolaborasi Inklusif, Inovasi, dan Karya).

“Meski namanya seakan terdengar pelan dan sunyi, BERBISIK justru membawa pesan yang lantang mengenai kesetaraan, kemandirian ekonomi dan inovasi lingkungan,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun.

Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif sebelumnya, Gagak Winangsih (Gerakan Gabungan Lingkungan Bersih dan Inklusif) 2024. BERBISIK hadir dengan pendekatan yang lebih terarah, yakni mengubah konsep Collaboration Hub menjadi Inclusive Pathway, sebuah wadah kolaborasi lintas sektor yang bertujuan menciptakan jalur pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Inisiatif tersebut dirancang untuk menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah sekitar Kilang Balongan, seperti Desa Balongan, Kelurahan Lemahmekar, dan Kelurahan Karangmalang.

Permasalahan yang dihadapi meliputi keterbatasan akses pendidikan dan pekerjaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, serta isu pengelolaan sampah dan lingkungan.

Pelaksanaan program dimulai dari penguatan keterampilan dasar guna membangun kepercayaan diri masyarakat, baik difabel maupun non-difabel. Selanjutnya, peserta didampingi hingga mencapai tahap profesional, kewirausahaan, bahkan advokasi kebijakan.

“Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima manfaat sesaat, tetapi memiliki kesempatan untuk tumbuh secara berkelanjutan,” tutur Roberth.

Program ini dirancang bukan sekadar bantuan sosial, melainkan proses pemberdayaan yang partisipatif, transformatif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diposisikan sebagai pelaku utama pembangunan dengan akses terhadap sumber daya, peningkatan kapasitas, serta pengakuan atas kontribusinya dalam pembangunan sosial dan ekonomi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore