
PT PLN (Persero) memastikan kesiapan fasilitas pendukung ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya dengan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di jalur mudik/(Istimewa).
JawaPos.com - Memasuki masa mudik Lebaran 2026, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan fasilitas pendukung ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya dengan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di jalur mudik.
Saat melakukan peninjauan SPKLU Rest Area kilometer 43 Tol Tangerang-Merak, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memastikan infrastruktur pengisian daya berfungsi normal, terutama di jalur strategis yang menjadi penghubung utama menuju penyeberangan ke Pulau Sumatra.
Selain memastikan perangkat beroperasi dengan baik, PLN juga menyiagakan petugas untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna kendaraan listrik selama masa mudik.
“Kita prediksi bahwa jumlah pemudik menggunakan mobil listrik meningkat 1,5 kali lipat dibanding dengan pemudik menggunakan mobil listrik di tahun 2025. Dan untuk itu kami melakukan optimasi, yaitu SPKLU yang masih slow charging di daerah jalur mudik, kami gantikan dengan fast charging dengan ultra fast charging. Dan jumlahnya kami tambah menjadi 1,7 sampai 1,8 kali lipat sehingga antrean untuk saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik terkendali dengan baik," ungkap Darmawan.
SPKLU Rest Area kilometer 43 Tol Tangerang-Merak memiliki satu unit ultra fast charging berdaya 100 kilowatt, satu unit fast charging 50 kilowatt, serta satu unit standard charging 22 kilowatt untuk memudahkan pemudik mengisi daya kendaraan. Kehadiran SPKLU di rest area ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang menggunakan mobil listrik untuk perjalanan mudik.
“Karena saya mau ke Padang itu kan mengarah ke Merak, ya terbantu banget lah ya. Karena tadinya saya khawatir juga, ‘Aduh sampai Merak nggak ada tempat cas gitu kan’. Tapi dengan adanya ini ya lebih enak, lebih aman lah, lebih nyaman gitu. Mudah-mudahan setiap karena mobil saya 500 ya, setiap 300 meter, 200 meter ada SPKLU lagi, SPKLU lagi. Jadi kita nggak nggak khawatir buat ke mana-mana ya, gitu aja," ungkap Pemudik, Feby Valentine.
Untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik, SPKLU Rest Area kilometer 43 Tol Tangerang-Merak juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari lounge, coffee corner, pengisi daya peralatan elektronik atau charging hub, hingga area pijat.
Selain itu, di area ini juga tersedia Posko Siaga Kelistrikan PLN sebagai titik siaga petugas untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kelistrikan. PLN berharap kesiapan infrastruktur ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
