
ILUSTRASI: Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang,Sumatera Selatan. (Nova Wahyudi/Antara)
JawaPos.com — Implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor batu bara dinilai jauh lebih kompleks dibanding industri lain karena perusahaan harus menghadapi tiga tekanan sekaligus.
Tiga hal tersebut adalah menjaga ketahanan energi, memenuhi tuntutan lingkungan, dan menanggung biaya operasional yang terus meningkat.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Bidang ESG & Good Mining Practice, Ignatius Wurwanto dalam keterangan yang diterima menyebut kondisi tersebut sebagai trilema dalam penerapan ESG di industri batu bara.
“Kalau bicara batu bara, ini bukan lagi dilema, tapi trilema. Ada kebutuhan menjaga ketahanan energi, ada tuntutan lingkungan, dan ada biaya yang harus ditanggung,” katanya dalam Focus Group Discussion bertema Implementasi ESG dan Transisi Energi di Sektor Batu Bara Indonesia di Jakarta.
Menurut Wurwanto, perusahaan tambang harus menjalankan berbagai kewajiban teknis, lingkungan, keselamatan kerja, hingga pengembangan masyarakat yang membutuhkan biaya besar. Karena itu, banyak perusahaan masih melihat ESG sebagai kewajiban kepatuhan dibanding strategi bisnis jangka panjang.
“Masih banyak yang memandang ESG sebagai program atau compliance, padahal seharusnya berbasis risiko dan peluang,” ujarnya.
APBI mencatat saat ini terdapat 93 anggota aktif yang menyumbang sekitar 66 persen produksi batu bara nasional. Namun, tingkat pemahaman ESG di hampir 960 perusahaan tambang batu bara di Indonesia disebut masih beragam.
Selain biaya implementasi, ketidakpastian regulasi juga dinilai menjadi tantangan besar. “Kalau regulasi berubah-ubah terus, perusahaan juga harus sangat adaptif,” kata Wurwanto.
Pandangan serupa disampaikan Asisten Peneliti Purnomo Yusgiantoro Center, Nur Hikmat. Ia menilai implementasi ESG pada tahap awal memang menjadi tambahan beban finansial bagi perusahaan tambang.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
