
Situasi SMP Islamic Centre Siak setelah kejadian praktik keterampilan untuk pelajar III di halaman dalam sekolah, Rabu (8/4/2026). (ISTIMEWA)
JawaPos.com - Dunia pendidikan di Siak tengah berduka sedalam-dalamnya. Muhammad Aqil Arizal, seorang pelajar kelas III SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak, meninggal dunia dalam sebuah insiden tragis saat menjalani ujian praktik sains pada Rabu (8/4).
Aqil bukan sekadar pelajar biasa. Di mata guru dan teman-temannya, ia dikenal sebagai sosok yang cerdas, saleh, dan memiliki kreativitas di atas rata-rata. Namun sayang, inovasi senapan rakitan 3D yang ia buat justru meledak dan mengenai wajahnya saat diperagakan di depan kelas.
Ayahnya bernama Jali, dinas di DPMK, sementara ibunya di Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Ratry Asti Dwi Ariani.
Kepergian Aqil meninggalkan luka besar bagi sekolahnya. Ia adalah anak yang haus akan ilmu pengetahuan dan selalu memiliki ide-ide segar. Belum lama ini, Aqil baru saja mengharumkan nama sekolahnya dengan memenangkan lomba robotik tingkat Provinsi Riau.
Ketekunannya juga membuahkan hasil manis di bidang akademik. Pengurus Yayasan Islamic Center Siak, Nizamul Muluk, mengungkapkan rasa bangganya terhadap capaian almarhum. Ia bahkan telah dinyatakan diterima di sekolah bergengsi MAN IC Perawang.
"Kami bangga dengan Aqil yang saat ini duduk di kelas III, hasil tes nasional dia lulus di MAN IC Perawang," kata Nizamul dikutip dari Riau Pos (JawaPos Group), Jumat (10/4)
Insiden bermula sekitar pukul 09.30 WIB saat ujian praktik IPA berlangsung di halaman dalam sekolah. Aqil yang tergabung dalam kelompok berisi sembilan orang, hendak mempresentasikan hasil karyanya berupa senapan 3D lengkap dengan bubuk mesiu sebagai pelurunya.
Kasatreskrim Polres Siak, AKP Dr Raja Kosmos, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, Aqil sempat meminta rekan-rekannya untuk menjaga jarak demi keamanan.
"Karena korban akan menunjukan/memperagakan aksi ujian praktiknya yang berupa senapan 3D rakitan yang dibuat korban," jelas Kosmos.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
