Adinia Wirasti (Instagram: adiniawrst)
JawaPos.com - Aktris Adinia Wirasti resmi diumumkan sebagai pemeran Lady Capulet dalam produksi teater Romeo & Juliet garapan Bell Shakespeare yang akan melakukan tur nasional keliling Australia. Capaian itu menandai debutnya di panggung teater internasional sekaligus perayaan 25 tahun kariernya di dunia seni peran.
“Dengan hati yang penuh rasa syukur, saya sampaikan bahwa saya akan bergabung dengan tur nasional Bell Shakespeare Romeo & Juliet, memerankan Lady Capulet,” tulis Adinia dalam unggahannya di Instagram pribadinya @adiniawrst.
Tur ini dijadwalkan berlangsung selama lima bulan, mulai dari 29 Agustus hingga awal Desember 2025. Bell Shakespeare akan menyambangi 26 kota di berbagai wilayah Australia, termasuk pertunjukan di panggung bergengsi Sydney Opera House dan Canberra Theatre Centre.
Lady Capulet, karakter ibu dari Juliet, digambarkan sebagai bangsawan Verona yang kompleks, emosional, dan kaku. Namun, menyimpan kedalaman rasa terhadap putrinya. “Karakter ini penuh lapisan dan tantangan emosional, saya merasa tertantang dan sangat terhormat bisa menjelajahinya dalam produksi ini,” ungkap Adinia kepada Channel News Asia (CNA) Indonesia.
Dia menegaskan bahwa peran ini bukan bentuk “pindah haluan” dari dunia film, melainkan ekspansi kreatif. “Ini adalah perluasan kanvas seni saya. Kesempatan untuk belajar, mendengarkan, dan tumbuh lewat ritme baru, panggung baru, serta teks klasik yang tak lekang waktu,” jelasnya.
Selain Adinia, produksi ini turut diperkuat deretan aktor ternama. Termasuk Madeline Li sebagai Juliet, Ryan Hodson sebagai Romeo, dan Merridy Eastman sebagai Nurse. Menariknya, Adinia akan beradu peran dengan sang suami sekaligus aktor Australia Michael Wahr, yang berperan sebagai Capulet.
Bagi Adinia, tampil di pentas teater klasik luar negeri adalah mimpi lama yang akhirnya terwujud. Meski berada jauh dari Indonesia selama beberapa bulan, ia bertekad membawa semangat seni tanah air ke pentas dunia. “Saya akan bawa semangat kampung halaman di setiap langkah saya di atas panggung,” ujarnya.
Produksi Romeo & Juliet arahan Mari Evans ini sebelumnya sukses dipentaskan pada 2023 dan mendapat pujian karena pendekatan yang intim serta penekanan pada dinamika keluarga dan tekanan sosial. Pertunjukan perdana dijadwalkan berlangsung di Canberra Theatre pada 29 Agustus, sementara pementasan penutup akan digelar di Sydney Opera House pada Desember 2025.
Adinia berharap pengalaman ini bisa memperkaya perspektif seninya dan menginspirasi lebih banyak aktor Indonesia untuk tampil di panggung global. "Terima kasih atas dukungan Anda yang tiada henti. Saya selalu kagum dengan apa yang terus diberikan oleh seni ini, dan saya berharap dapat kembali dengan akar yang lebih dalam dan sayap yang lebih lebar," tutupnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
